Bekerja di Bisnis Startup Punya Kelebihan dan Kekurangan, Apa Saja?

Bekerja di Bisnis Startup Punya Kelebihan dan Kekurangan, Apa Saja?

Di zaman sekarang ini, kata bisnis startup sepertinya sudah tidak lagi asing terdengar. Setuju, kan? Bahkan, bekerja di perusahaan tersebut semakin menjadi incaran, apalagi bagi anak muda, khususnya fresh graduate.

Bukan tanpa alasan, lho. Bisnis startup yang menjamur disebut menawarkan suasana kerja yang asyik, hingga gaji yang cukup tinggi. Namun, ingatlah semua bidang pekerjaan tentu memiliki sisi positif – dan juga negatif, termasuk pekerjaan yang satu ini.

Untuk Enervoners yang penasaran, seperti apa ya rasanya kerja di sebuah bisnis startup? Berikut ini deretan kelebihan dan kekurangannya yang wajib kamu ketahui.

Simak selengkapnya sampai habis, ya!

 

 

Apa Itu Bisnis Startup?

Bekerja di Bisnis Startup Punya Kelebihan dan Kekurangan, Apa Saja?

Credit Image - teknologi.bisnis.com

Startup adalah sebuah istilah yang merujuk pada suatu bisnis atau perusahaan rintisan. Perusahaan rintisan merupakan perusahaan yang baru beroperasi dan masih berada pada fase pengembangan untuk menemukan pasar dan mengembangkan produk. Saat ini, istilah startup bisa lebih dikerucutkan lagi menjadi perusahaan rintisan yang mengacu pada bisnis berbasis teknologi.

Nah, suatu perusahaan dapat disebut sebagai bisnis startup apabila memiliki tiga faktor, yaitu pendiri, investor – atau pemberi dana, serta adanya produk dan layanan. Saat ini, jenis perusahaan tersebut lebih dikenal sebagai perusahaan baru yang menerapkan inovasi – dan teknologi digital sebagai solusi dalam masyarakat.

 

Kelebihan Bekerja di Lingkup Bisnis Startup

Bekerja di Bisnis Startup Punya Kelebihan dan Kekurangan, Apa Saja?

Credit Image - koinworks.com

Kalau kamu memilih bekerja di bisnis startup, kemungkinan ada berbagai kelebihan – alias sisi positif yang bisa dirasakan, lho, yaitu:

1. Belajar banyak hal baru

Buat kamu yang suka mempelajari suatu yang baru, pasti akan tertarik untuk mencoba bekerja di jenis perusahaan yang satu ini. Seperti yang dijelaskan oleh The Balance Careers bekerja di sebuah bisnis startup juga akan membuatmu selalu belajar hal-hal baru.

Pasalnya, saat bekerja kamu tidak hanya bertanggung jawab pada satu pekerjaan saja. Ada kalanya, kamu diminta untuk membantu mengerjakan pekerjaan baru di luar deskripsi pekerjaan. Hal itu bisa menjadi peluang bagimu untuk terus belajar hal baru – dan semakin mengembangkan kemampuan diri.

 

2. Lebih fleksibel

Salah satu kelebihan dari kerja di bisnis startup yaitu, waktu bekerja yang lebih fleksibel, sehingga kamu bisa merasa lebih bebas dan tidak terlalu dikekang dengan aturan jam kerja. Asalkan setiap pekerjaanmu telah selesai, maka kamu bisa mendapatkan waktu yang cukup untuk bersantai.

Meski demikian, ada pula waktu kamu tidak memiliki waktu istirahat, bahkan sangat sibuk apalagi kalau pekerjaan masih menumpuk. Namun, sepertinya kondisi yang satu ini cukup umum dialami dalam bidang pekerjaan apapun, ya.

 

3. Setiap kontribusi akan dihargai

Forbes menjelaskan bahwa karyawan yang bekerja di sebuah bisnis startup setiap kontribusinya pada perusahaan pasti akan selalu dihargai. Berbeda dengan bekerja di perusahaan konvensional yang sudah stabil, di jenis perusahaan ini biasanya hanya memiliki tim yang jauh lebih kecil.

Jadi, setiap pekerjaan yang dilakukan pasti dampaknya bagi perusahaan akan terlihat dengan jelas. Setiap hasil jerih payah karyawan yang bekerja juga pasti akan dihargai karena budaya kerja di startup adalah selalu mendukung satu sama lain.

 

4. Lingkungan kerja yang menyenangkan

Seperti yang disebutkan di atas bahwa bekerja di bisnis startup sangatlah fleksibel. Tidak hanya dilihat dari jam kerjanya saja, tapi juga dari tempat kerjanya. Biasanya perusahaan tersebut akan memiliki kantor dengan lingkungan yang menyenangkan. Jadi, saat bekerja kamu tidak harus selalu duduk di meja kerja saja.

Kamu bisa bekerja di tempat yang menurutmu paling nyaman sehingga bisa lebih produktif dan menciptakan inovasi baru. Selain itu, pakaian yang dikenakan ke kantor juga bebas dan santai. Itulah mengapa banyak anak muda yang tertarik bekerja di bisnis startup, karena dibebaskan untuk berpakaian dan memiliki suasana kerja yang santai.

 

Bagaimana Dengan Kekurangannya?

Bekerja di Bisnis Startup Punya Kelebihan dan Kekurangan, Apa Saja?

Credit Image - alodokter.com

Setelah mengetahui deretan kelebihan dari kerja di startup, kini kamu juga perlu mencari tahu kekurangannya, nih. Berikut ini di antaranya.

1. Cenderung belum stabil

Bekerja di bisnis startup memang sangat menantang dan akan membantumu mendapatkan banyak pengalaman baru. Sayangnya, perusahaan startup cenderung masih belum stabil. Menurut penelitian yang dilakukan oleh UC Berkeley & Stanford menunjukkan bahwa lebih dari 90% perusahaan tersebut gagal dalam tiga tahun pertamanya.

Itulah mengapa cukup banyak startup yang harus tutup karena untuk memiliki keuangan yang stabil bukanlah hal yang mudah. Nah, ketika kamu bekerja di perusahaan ini, tentu saja akan ada rasa cemas akibat keadaan perusahaan yang belum stabil

 

2. Dituntut untuk multitasking

Dilansir dari Upskilledmultitasking adalah hal yang wajib dikuasai karena kemungkinan besar saat kerja di bisnis startup kamu akan ditugaskan mengerjakan tugas di luar deskripsi pekerjaan. Bekerja dengan tim yang kecil pastinya tidak mudah.

Untuk itu, amu harus dituntut selalu cekatan dan bisa melakukan multitasking, lho. Selain itu, beban pekerjaan juga terkadang semakin banyak, sehingga menyita banyak waktu untuk menyelesaikannya. Bahkan, tak sedikit pula pekerjanya yang mesti merelakan waktu istirahat, jika masih ada pekerjaan yang belum selesai.

Meskipun mendapatkan kesempatan untuk belajar hal baru, tapi beban kerja yang besar juga dapat menimbulkan stres.

 

3. Gaji yang cenderung rendah

Banyak orang beranggapan bahwa bekerja di bisnis startup akan langsung mendapatkan gaji yang besar. Padahal faktanya cukup banyak karyawan yang mendapatkan gaji kecil saat bekerja di perusahaan tersebut.

Namun, tentu saja hal itu tidak berlaku untuk semua startup, kok. Jika misalnya kamu melamar kerja di perusahaan yang sudah maju dan dikenal, maka kesempatan untuk mendapatkan gaji yang besar lebih terbuka lebar.

Seperti yang dijelaskan oleh Florida Tech, dana besar yang diperoleh startup digunakan untuk proses pengembangan produk atau layanan dan bukan untuk memberikan gaji yang besar pada karyawannya. Jika dibandingkan dengan perusahaan konvensional yang sudah maju, maka standar gaji di startup akan dibilang lebih kecil.

Akan tetapi, jangan khawatir karena jika perusahaan semakin berkembang tentunya gaji karyawan pun bisa ikut meningkat.

 

4. Kurang memiliki kehidupan sosial

Setiap karyawan pasti ingin memiliki kehidupan kerja dan sosial yang seimbang. Sayangnya, hal itu akan cukup sulit dimiliki oleh pekerja di perusahaan ini. Membangun bisnis startup bukanlah hal yang mudah. Diperlukan dedikasi serta kerja keras dari setiap karyawan yang ada di dalam perusahaan.

Persaingan yang ketat dan perubahan teknologi yang sangat cepat membuat pekerja di startup harus kerja keras demi tidak mendapatkan kerugian. Kerja keras ini memang tidak mudah karena bisa melebihi jam kerja normal hingga akhirnya tidak mendapatkan istirahat yang cukup. Kehidupan sosial pun bisa terganggu karena banyaknya pekerjaan.

Bekerja di jenis perusahaan apapun pasti memiliki sisi positif dan negatifnya masing-masing, begitu pula dengan bisnis startup, ya. Yang terpenting, agar kegiatan bekerja bisa semakin maksimal, maka kamu perlu menjaga stamina tubuh agar tidak gampang lelah, nih.

Untuk menjaga stamina tersebut kamu direkomendasikan mengonsumsi multivitamin dengan kandungan lengkap, seperti Enervon Active.

Multivitamin yang satu ini mengandung non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc untuk menjaga stamina tubuh, sekaligus mengoptimalkan sistem kekebalan agar tidak mudah lelah!

Dan pastinya, kandungan Vitamin B Kompleks dalam Enervon Active dapat mengoptimalkan metabolisme, sehingga tubuh dapat memperoleh energi yang lebih tahan lama. Manfaat ini dapat membuatmu makin aktif dan produktif sepanjang hari, lho.

Satu lagi nih, kamu juga tidak perlu khawatir untuk minum Enervon Active, karena kandungan non-acidic Vitamin C dalam Enervon Active juga aman untuk lambung yang sensitif. Dan, agar manfaatnya semakin terasa, konsumsi Enervon Active dua kali sehari, ya.

 

Jadi, itulah informasi mengenai kelebihan dan kekurangan bekerja di bidang bisnis startup. Lantas, apakah kamu tertarik untuk melamar kerja di jenis perusahaan tersebut?

 

 

Featured Image – qoala.app


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!