Journaling Dapat Membantu Jaga Kesehatan Mental, Ini Alasannya!

Journaling Dapat Membantu Jaga Kesehatan Mental, Ini Alasannya!

font size A Ǎ

Tahukah kamu bahwa melacak suasana hati yang sedang kamu rasakan merupakan salah satu cara ampuh untuk meningkatkan kesehatan mental? Ya, jika kamu tidak bisa mengendalikan emosi, maka emosi tersebut akan mengendalikanmu – dan menjadi sebab munculnya masalah dalam hidup, lho.

Untuk menumpahkan emosi yang dirasakan tersebut, kamu bisa memulai jurnaling yang baik buat kesehatan mental. Nah, ada beberapa alasan mengapa membuat jurnal penting sekali buat kondisi mental, berikut ulasannya.

 

 

Membantumu Menentukan Arah Tindakan

Journaling Dapat Membantu Jaga Kesehatan Mental, Ini Alasannya!

Credit Image - notebookmentor.com

Ketika kamu menyadari perasaanmu, kamu dapat lebih memahami apa yang kamu butuhkan. Pikirkan tentang terakhir kali kamu mendapati dirimu berputar-putar secara emosional. Apakah kamu merasa dapat membuat keputusan pada saat itu? Jawabannya, mungkin tidak.

Saat merasa kewalahan, kamu merasa lumpuh untuk mengambil tindakan. Namun, jurnal suasana hati akan membantumu memperhatikan emosi sehari-hari sehingga kamu dapat menemukan cara terbaik untuk menanggapinya.

 

Menjadi Media Untuk Meluapkan Emosi

Jika kamu adalah seseorang yang cenderung terlalu banyak berpikir dan mengkhawatirkan segalanya, sangat penting bagimu untuk mengekspresikan emosimu melalui tulisan. Jurnal suasana hati adalah wadah yang aman, di mana kamu diberi ruang untuk merasakan tanpa penilaian. 

Nah, ini adalah proses yang terapeutik dan memberdayakan. Kamu tidak perlu khawatir tentang bagaimana seseorang mungkin menerima kata-katamu karena kamu sedang berdialog dengan diri sendiri.

 

Mendukung Proses Penyembuhan Trauma

Journaling Dapat Membantu Jaga Kesehatan Mental, Ini Alasannya!

Credit Image - halodoc.com

Setiap kali kamu mengalami trauma serius dalam hidup, membuat jurnal dapat menjadi bagian inti dari proses penyembuhan. Sebaliknya, ketika kamu mencoba menekan atau mengabaikan emosi sulit yang terkait dengan masa lalumu, maka itu hanya membuatmu merasa lebih buruk.

Penjurnalan suasana hati memungkinkanmu untuk memilah-milah peristiwa sulit yang telah terjadi dalam hidup sehingga kamu dapat mulai memahaminya. Tentu saja hal ini dapat membuatmy merasa lebih baik.

 

Mengungkapkan Pemicu Emosi yang Dialami

Pemicu emosi adalah orang, kata-kata, opini, situasi, atau situasi lingkungan yang memicu reaksi emosional yang intens dan berlebihan dalam diri kita.Ketika kamu tidak berusaha untuk mencari tahu akar dari pemicu ini, emosimu akan menguasai dirimu.

Gunakan jurnal suasana hati untuk menuliskan saat-saat ketika kamu merasa terpicu. Catat bagaimana perasaanmu dan apa reaksimu. Saat kamu menulis, kamu akan mulai membawa kesadaran ke pemicumu dan mulai memperhatikan pola antara perasaan dan perilakumu.

 

Membantumu Mengendalikan Emosi

Journaling Dapat Membantu Jaga Kesehatan Mental, Ini Alasannya!

Credit Image - greatergood.berkeley.edu

Ketika emosi negatif menguasai dirimu, mau tidak mau kamu akan tenggelam dalam hal negatif. Dalam keadaan ini, hampir tidak mungkin untuk menjadi positif. Di sinilah jurnal suasana hati berperan. Semakin banyak kamu menulis, semakin kamu merasa mengendalikan keadaan emosi dan semakin sedikit stres yang kamu rasakan. 

Menulis jurnal memberikan kesempatan untuk katarsis emosional, yang dengan demikian membantu otakmu mengatur emosi. Pada gilirannya, ketika kamu menghadapi kesulitan dalam hidup, kamu akan lebih cenderung untuk menemukan hikmahnya.

 

Selain Jurnaling, Cara Ini Juga Dapat Membantu Atasi Stres

Tak hanya rajin melakukan jurnaling, namun ada hal lainnya yang bisa kamu lakukan untuk meredakan stres, lho, yaitu dengan rutin mengonsumsi vitamin B kompleks. Pada dasarnya, memiliki Memiliki sistem saraf yang kuat dan sehat sangat penting dalam membantu melawan gejala stres. Vitamin B1, B2, B6, dan B12 bertugas memelihara kesehatan sistem saraf.

Seperti yang telah diketahui, vitamin B diperlukan untuk memproduksi energi. Nantinya, energi inilah yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan berbagai fungsinya, termasuk merespons stres.

Sejumlah penelitian menemukan hubungan antara vitamin ini dengan tingkat stres. Pada sebuah studi, diperlihatkan bahwa konsumsi suplemen vitamin B kompleks selama 33 hari dapat meredakan dan mengurangi stres.

Lalu, ada pula penemuan lainnya yang menunjukkan adanya penurunan perasaan bingung serta suasana hati buruk secara signifikan pada 60 orang yang diberikan suplemen vitamin B kompleks selama 3 bulan.

Nah, kalau kamu sudah tahu bahwa vitamin B juga berperan penting dalam meredakan stres, maka sudah saatnya kamu untuk memenuhi asupannya setiap hari. Selain dari sumber makanan, biar pemenuhan kebutuhan vitamin B makin maksimal, kamu dianjurkan mengonsumsi multivitamin dengan kandungan lengkap, seperti Enervon-C dan Enervon Active.

Direkomendasikan untuk minum Enervon-C yang memiliki kandungan Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat untuk membantu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.

Konsumsi Enervon-C dalam bentuk tablet – dengan kandungan Vitamin C 500 mg. Atau, Enervon-C Effervescent yang mengandung Vitamin C lebih tinggi, yaitu 1000 mg – yang satu ini dapat berikan perlindungan ekstra, terlebih untukmu yang sudah sering beraktivitas di luar rumah.

Untuk yang punya masalah lambung sensitif, kamu bisa minum Enervon Active yang mengandung non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc – untuk bantu menjaga stamina agar tak mudah lelah, sekaligus optimalkan sistem kekebalan tubuh.

Sudah pasti, kandungan vitamin B kompleks dalam Enervon-C maupun Enervon Active dapat membantu mengoptimalkan proses metabolisme, sehingga tubuh dapat memperoleh sumber energi yang lebih tahan lama, serta membantu mengurangi stres.

Dan, kandungan vitamin C di dalamnya bisa membantu menjaga sistem imun tubuh agar terhindar dari berbagai macam penyakit berbahaya.

 

Jadi, itulah alasan mengapa jurnaling penting dilakukan untuk meluapkan emosi. Yuk, rajin dilakukan!

 

 

Featured Image – betterup.com


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!