Reimbursment: Pengertian, Jenis, dan Cara Mengajukannya

Reimbursment: Pengertian, Jenis, dan Cara Mengajukannya

Kata reimbursement pasti sudah tak terdengar asing telingamu, kan? Ya, ini merupakan istilah dan keuntungan yang cukup dikenal karena memiliki kaitan erat dengan urusan keuangan dalam suatu perusahaan.

Ketika kamu mengajukannya, karyawan dipersilahkan untuk mencatat pengeluaran pribadi yang digunakan untuk urusan perusahaan atau pekerjaan. Mudahnya, kegiatan ini dilakukan guna mengganti uang karyawan yang digunakan sebelumnya.

Lantas, bagaimana sih cara mengajukan reimbursement? Dan apa keuntungan yang bisa diperoleh dari klaim ini? Yuk, temukan jawabnnya di bawah ini!

 

 

Apa Itu Reimburse?

Reimbursment: Pengertian, Jenis, dan Cara Mengajukannya

Credit Image - greatdayhr.com

Dilansir dari Investopediareimbursement adalah kompensasi yang dilakukan suatu perusahaan untuk pengeluaran yang dikeluarkan oleh karyawan dengan menggunakan uang pribadinya. Ini merupakan salah satu keuntungan yang juga menjadi hak utama karyawan.

Maka dari itu, ketika ada suatu keperluan yang menyangkut kepentingan perusahaan dan harus menggunakan uang pribadi terlebih dahulu, kamu nantinya dapat mengajukan klaim yang satu ini. Nantinya, secara tidak langsung, perusahaan akan mengganti rugi uangmu dengan persyaratan kamu harus mempunyai bukti pembayaran, invoice, dan sebagainya.

Akan tetapi, tidak semua uang yang kamu gunakan secara pribadi dapat di ganti oleh perusahaan, lho. Biasanya, setiap perusahaan memiliki kebijakannya masing-masing. Oleh karena itu, kamu harus memhami kebijakan itu saat hendak mengajukannya.

 

Hal-hal yang Dapat Di-Reimburse

Reimbursment: Pengertian, Jenis, dan Cara Mengajukannya

Credit Image - talenta.co

Nah, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, klaim reimburse merupakan benefit yang umumnya menjadi hak pekerja dalam sebuah perusahaan. Tapi, hal apa saja yang bisa dikompensasi tetap tergantung kebijakan masing-masing perusahaan, ya.

Terlepas dari itu, di bawah ini ada beberapa tipe pengeluaran yang umumnya dapat diajukan:

1. Penggantian biaya bisnis

Dilansir dari People Keep, penggantian biaya bisnis adalah salah satu hal yang bisa kamu reimburse. Ada banyak contoh jenis pengeluaran yang biasa dilakukan dalam biaya bisnis.

Sebagai contoh, kamu menggunakan pulsa pribadi untuk menelepon klien, membayar perlengkapan kantor, program pelatihan karyawan, menggunakan sewa tempat, dan sebagainya. Dan, jlupa untuk mencantumkan data yang lengkap saat mengajukan, seperti total biaya yang dikeluarkan, tanggal pengeluaran, dan keterangan pengeluaran untuk apa.

 

2. Penggantian biaya perjalanan bisnis

Biasanya, karyawan akan diperintahkan oleh perusahaan untuk melakukan perjalanan bisnis, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Nah, saat perjalanan bisnis tentu kamu harus mengeluarkan beberapa biaya, seperti tiket pesawat, akomodasi dan transportasi selama di tempat kerja, dan lain-lain.

Dalam keadaan seperti itu, reimburse adalah hal yang bisa kamu ajukan kepada perusahaan. Namun, perlu diperhatikan bahwa tidak semua perusahaan menerapkan tipe yang satu ini. Sebab, ada beberapa perusahaan yang sudah memberikan tunjangan transportasi kepada karyawannya.

 

3. Penggantian biaya kesehatan

Beberapa perusahaan menyediakan reimburse dalam bidang kesehatan kepada karyawannya saat sedang mengeluarkan biaya untuk kesehatan, perawatan, dan obat-obatan. Namun, ada juga beberapa perusahaan yang sudah menyediakan fasilitas kesehatan kepada karyawannya berupa tunjangan BPJS.

 

Bagaimana Cara Mengajukannya?

Reimbursment: Pengertian, Jenis, dan Cara Mengajukannya

Credit Image - simplybusiness.co.uk

Untukmu yang masih bingung bagaimana mengajukan reimbursement, berikut ini langkah-langkah yang perlu diperhatikan.

1. Persiapkan dokumen yang diperlukan

Sebelum mengajukan reimburse, salah satu hal yang perlu kamu siapkan adalah dokumen atau data pendukung.

Dokumen tersebut biasanya berupa bukti pembayaran, invoice dan sebagainya. Jangan sampai dokumen-dokumen tersebut hilang saat hendak mengajukannya. Pastikan juga dokumen yang akan kamu sertakan itu asli dan bukan salinan. Sebaiknya, setelah melakukan pembayaran, simpan buktinya dengan rapi agar mudah dicari.

 

2. Lakukan secepatnya

Usahakan untuk melakukan proses secepat mungkin. Tidak berlama-lama saat mengajukan reimbursement adalah hal yang sangat penting. Pasalnya, perusahaan juga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memroses pengajuan dari banyak orang.

Sebisa mungkin jangan menunda-nunda saat perusahaan sudah menetapkan batas waktu untuk mengajukan penggantian tersebut. Selain agar memenuhi tenggat yang ditetapkan perusahaan, hal itu juga dilakukan untuk meminimalisir risiko hilangnya bukti pembayaran.

 

3. Pahami syarat dan prosedur pengajuannya

Hal berikutnya yang perlu kamu lakukan sebelum meminta reimburse adalah untuk memahami syarat dan prosedur pengajuannya. Setiap perusahaan pasti memiliki syarat dan prosedur yang berbeda-beda bagi karyawan.

Oleh karena itu, baca dan pahami dengan baik apa saja syarat dan langkah-langkah yang harus kamu lakukan. Dengan begitu, reimbursement-mu dapat dipenuhi oleh perusahaan. Jtidak memenuhi persyaratan besar kemungkinan permintaan penggantian tersebut akan hangus.

Jadi, pastikan kamu paham terlebih dahulu syarat dan ketentuan yang berlaku saat mengajukannya.

 

4. Cek kembali apa yang ingin diajukan

Melakukan pengecekan ulang adalah hal yang penting dilakukan sebelum pengajuan reimburse. Hitung jumlahnya dan pastikan tidak ada yang tertinggal satu pun.

Jangan sampai mengajukan multiple reimburse, yaitu pembayaran yang dilakukan dan tidak ada sangkut pautnya dengan keperluan perusahaan. Hal tersebut akan dianggap sebagai kecurangan oleh perusahaan.

 

5. Hitung kembali pengembalian uang

Setelah pengajuan kamu disetujui dan dibayar oleh perusahaan, coba hitung kembali uang tersebut. Apabila jumlahnya kurang dari apa yang sudah kamu paparkan dalam pengajuan,  kamu bisa meminta kembali kepada perusahaan dengan mengajukan bukti pembayaran yang ada.

 

Reimbursement adalah salah satu keuntungan yang bisa diperoleh karyawan dalam urusan keuangan di sebuah perusahaan. Untuk menjaga produktivitas dalam bekerja, pastikan

kamu sudah menjaga energi tubuh dengan baik, sehingga kamu dapat fokus dalam melakukan hal yang satu ini, ya.

Menjaga energi tubuh bisa dilakukan dengan mengonsumsi multivitamin dengan kandungan lengkap, seperti Enervon Active. Multivitamin andalanmu yang satu ini mengandung non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc yang berguna untuk menjaga stamina agar tidak mudah lelah, sekaligus menjaga daya tahan tubuhmu agar tidah mudah terserang penyakit.

Kandungan vitamin B kompleks dalam Enervon Active dapat bantu mengoptimalkan metabolisme, sehingga makanan yang dikonsumsi bisa diubah menjadi energi yang lebih tahan lama. Dari pada menunda pekerjaan, lebih baik menjadi pribadi yang lebih produktif dengan Enervon Active.

Untuk memperoleh produk Enervon, kamu bisa segera mengunjungi official store-nya di Tokopedia.

 

Kini, kamu sudah memahami serba-serbi soal reimbursement, mulai dari pengertian, jenis-jenisnya, dan cara mengajukannya. Jadi, tak perlu khawatir uangmu tak akan diganti oleh perusahaan, ya!

 

 

Featured Image – topclassactions.com

Source – glints.com


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!