Adakah keinginan untuk mendaki gunung atau bukit setidaknya sekali seumur hidup? Banyak orang beranggapan mendaki gunung harus dilakukan selama berjam-jam dengan medan yang cukup berat. Padahal hanya dengan berpindah dari satu titik ke titik berikutnya juga termasuk dalam pendakian, meskipun medannya landai dan hanya butuh waktu kurang dari satu jam. Satu hal yang perlu dipahami dalam mendaki adalah besarnya manfaat yang akan didapatkan, baik secara fisik maupun psikologis. Tidak hanya soal target ketinggian, berikut ini adalah daftar manfaat mendaki gunung bagi manusia. Simak juga beberapa rekomendasi gunung dan bukit di Indonesia untuk pendaki pemula pada bagian akhir.

Manfaat Mendaki Gunung bagi Tubuh

Dr. Kampert dalam Cleveland Clinic (2022)¹ membeberkan sederetan manfaat mendaki gunung untuk kesehatan fisik dan mental. Beberapa manfaat bisa langsung dirasakan dan yang lain akan berdampak besar pada masa yang akan datang. Pahami detailnya berikut ini.

1. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung dan Tekanan Darah

Mendaki adalah salah satu aktivitas fisik yang akan melatih fungsi kerja jantung menjadi lebih kuat. Hal ini akan menurunkan risiko penyakit jantung karena sirkulasi darah dan oksigen yang lancar. Sedangkan bagi tekanan darah, olahraga memiliki efektivitas yang sama dengan obat antihipertensi.

2. Melawan Diabetes

Olahraga ini juga mampu membantu mengontrol gula darah dan meningkatkan kepekaan tubuh terhadap insulin. Bagi penderita diabetes, aktivitas fisik memiliki efek yang sama dengan cairan insulin. Itulah kenapa mendaki bisa menjadi salah satu alternatif olahraga yang menyenangkan.

3. Membantu Mengelola Berat Badan

Jika kamu mendaki di area yang cukup terjal, seluruh tubuh akan terlatih dan banyak kalori yang akan terbakar. Pengurangan kalori inilah yang akan membantu seseorang dalam mengelola berat badannya. Mencegah obesitas adalah langkah tepat tubuh bugar dan sehat.

4. Menguatkan Otot, Tulang, dan Sendi

Saat kamu membawa ransel dan mendaki, tulang akan terlatih dan menjadi lebih padat. Meski otot yang digunakan saat pendakian naik dan turun sama, namun cara kerjanya akan berbeda. Keduanya sama-sama memberikan otot tubuh semakin kuat. Selain itu, mendaki juga menjadi aktivitas yang ramah bagi sendi, terutama lutut dan pinggul.

5. Melatih Keseimbangan Tubuh

Medan yang sangat beragam karakternya membuat kamu terbiasa mengendalikan keseimbangan tubuh. Secara tidak langsung kamu akan diajak untuk menyesuaikan pusat gravitasi pada setiap langkahnya.

6. Meningkatkan Kualitas Tidur

Pendakian memungkinkan seseorang mendapatkan vitamin D alami yang baik bagi ritme sirkadian atau siklus tidur. Gayung bersambut dalam hal ini, meningkatnya waktu tidur berkualitas akan mendukung adaptasi tubuh dalam peningkatan kebugaran dalam jangka panjang.

7. Menurunkan Risiko Gangguan Kecemasan dan Depresi

Berawal dari tidur yang berkualitas, tingkat stres juga akan berangsur menurun. Saat melakukan pendakian, tubuh akan mengeluarkan hormon bahagia (endorfin) dan meredakan perasaan depresi. Penelitian juga menunjukkan bahwa warna alam seperti hijau memiliki sifat terapeutik dan memberikan efek tenang.

Rekomendasi Bukit dan Gunung di Indonesia bagi Pendaki Pemula

Bagaimana? Semakin semangat melakukan pendakian bersama teman atau keluarga? Dr. Kampert juga menjelaskan bahwa pendakian ringan tetap memberikan manfaat besar untuk orang yang jarang sekali bergerak. Untung saja kamu tinggal di Indonesia, negara dengan bukit dan gunung yang banyak tersebar di seluruh daerah. Di bawah ini adalah beberapa rekomendasi tempat pendakian yang cocok untuk pemula.

1. Bukit Punthuk Setumbu, Magelang (15-20 menit pendakian)

Daya tarik utama dari bukit ini adalah lautan awan dengan latar belakang Gunung Merapi, Gunung Merbabu, hingga Candi Borobudur. Terutama jika kamu melakukan pendakian menjelang matahari terbit tiba.

2. Bukit Merese, Lombok (5-10 menit pendakian)

Selain lokasinya yang bersebelahan dengan Pantai Merese, bukit ini memiliki panorama yang rutin berganti sesuai dengan musim saat itu.

3. Bukit Campuhan, Bali (15-20 menit perjalanan)

Terkenal dengan puncak bukit yang menjadi trek lari sepanjang 2 km, bukit ini menawarkan keindahan yang memukau pada saat matahari terbit dan tenggelam.

4. Bukit Warinding, Sumba Timur (kurang lebih 15 menit pendakian)

Hamparan pegunungan rumput akan menyambut kamu di sini. Jika datang saat musim hujan, bentangan rerumputan hijau akan menyegarkan mata.

5. Puncak Gajah, Purbalingga (kurang lebih 1 jam pendakian)

Puncak Gadjah merupakan rangkaian dari Gunung Pulosari yang ada di kaki Gunung Salak. Meskipun tidak benar-benar di puncaknya, pemandangan yang ditawarkan tetap cantik.

6. Gunung Andong, Magelang (kurang lebih 2 jam pendakian)

Dengan medan yang cukup mudah bagi pendaki pemula, kamu juga akan mudah menemukan papan penunjuk arah yang banyak tersedia. Bahkan banyak juga yang menghabiskan malam dengan berkemah di sana.

7. Gunung Batur, Bali (kurang lebih 2 jam pendakian)

Daya tarik menawan pegunungan bisa kamu nikmati sembari berkemah di pinggir Danau Batur. Pemandangan langit pada malam hari siap membuat pendakian kamu tak terlupakan.

8. Gunung Penanggungan, Mojokerto (kurang lebih 4 jam pendakian)

Memiliki beberapa jalur pendakian, jalur Tamiajeng yang disarankan untuk pendaki pemula. Beberapa jalur yang lain memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi dengan jalur bebatuan dan kontur menanjak.

Tips Menjaga Kesehatan saat Pendakian

Salah satu kunci agar tubuh tetap sehat selama mendaki gunung adalah persiapan yang matang. Mulai dari bekal yang sehat dan mencukupi, kondisi fisik prima, memastikan alat yang dibawa dan pakaian yang dikenakan telah memenuhi standar keamanan dasar, hingga mengecek suhu dan cuaca di sekitarnya. Selain itu, sangat disarankan juga bagi pendaki pemula untuk memahami dasar pertolongan pertama, pengelolaan energi, hingga melatih pernapasan. Meski terlihat panjang, semuanya akan terbayar dengan pemandangan yang memukau, rasa bangga terhadap diri sendiri, dan tentu saja semua manfaat mendaki gunung yang dijelaskan di atas.

Enervon-C Effervescent siap menjadi pendamping kamu dalam memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral. Terutama dengan bentuk effervescent yang mudah larut dalam air putih, kamu bisa mengonsumsinya untuk menambah stamina sekaligus menambah cairan tubuh. Tidak hanya vitamin C, tapi kamu juga bisa mendapatkan vitamin B kompleks, niacinamide, dan lain-lain. Pastikan kamu mendapatkan produknya yang asli melalui toko resmi Enervon di Tokopedia dan Shopee.

Referensi:

1. Cleveland Clinic. 2022. 9 Benefits of Hiking. Diakses pada 13 November 2023 dari https://health.clevelandclinic.org/9-benefits-of-hiking/