Pandemi Covid-19, Masker dan Jaga Jarak Terbukti Tekan Risiko Penularan

Pandemi Covid-19, Masker dan Jaga Jarak Terbukti Tekan Risiko Penularan

font size A Ǎ

Covid-19 merupakan virus yang menyebar antar manusia melalui tetesan droplets yang dikeluarkan ketika seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin. Belum lama ini ditemukan bahwa menggunakan masker dan alat pelindung lainnya, serta menerapkan physical distancing dapat menurunkan risiko penularan Covid-19.

Dalam studi tersebut, para peneliti mempelajari seberapa efektif physical distancing, penggunaan masker dan pelindung mata terhadap transmisi Covid-19. Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil dari sejumlah studi yang sudah ada sebelumnya.

Berikut ini hasil penelitian berdasarkan tiga poin tersebut.

 

Pandemi Covid-19, Masker dan Jaga Jarak Terbukti Tekan Risiko Penularan

Credit: mudanews.com

Menerapkan Physical Distancing

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemungkinan penularan virus mencapai 12,8 persen pada jarak kurang dari 1 meter. Kemungkinan penularan akan turun menjadi 2,6 persen ketika diterapkannya physical distancing lebih dari 1 meter.

Lebih lanjut, penelitian menemukan bahwa jarak 2 meter lebih efektif mencegah penularan virus.

Penggunaan Masker

Peluang penularan virus dapat mencapai 17,4 persen saat seseorang yang tidak menggunakan masker. Namun, penularan dapat turun menjadi 3,1 persen saat masker digunakan.

Menggunakan Pelindung Mata

Peluang transmisi virus dapat mencapai 16 persen saat tidak menggunakan pelindung mata. Namun, peluang akan menurun hingga 5,5 persen saat menggunakan pelindung mata. Ini karena droplets atau cairan dari mulut atau hidung yang keluar dari seseorang yang terinfeksi Covid-19, merupakan satu- satunya cara penularan virus.

Selain menerapkan tiga poin di atas, agar terhindar dari penularan Covid-19 selalu terapkan pola hidup sehat dan bersih, seperti:

  1. Perbanyak asupan makanan bergizi. Dengan menerapkan pola makan sehat dan penuh nutrisi, kualitas kesehatan dan daya tahan tubuh sudah pasti ikut meningkat. Salah satu makanan yang baik untuk daya tahan tubuh adalah makanan kaya akan vitamin C dan vitamin B kompleks.
  2. Cukupi kebutuhan air putih. Minum paling tidak 8 gelas sehari dapat membantu tubuh jadi tak mudah dehidrasi dan dapat meningkatkan kesehatan tubuh.
  3. Olahraga rutin. Memasuki new normal, sebaiknya tetap biasakan berolahraga sebelum melakukan aktivitas harian.
  4. Istirahat cukup. Tidur dapat membantu memaksimalkan metabolisme dan menjaga daya tahan tubuh. Usahakan untuk tidur minimal 7-8 jam setiap harinya.
  5. Bantu dengan multivitamin. Kamu dapat minum multivitamin yang mengandung vitamin C untuk bantu meningkatkan sistem imunitas dan jaga daya tahan tubuh.
  6. Cuci tangan rutin dengan sabun dan air. Bahkan, para ahli sepakat mengenai pentingnya kebiasaan cuci tangan selama 20 detik untuk mencegah Covid-19.
  7. Bersihkan permukaan benda dengan disinfektan. Untuk benda atau barang yang sering kamu sentuh dan bawa keluar rumah, bisa dibersihkan dengan disinfektan secara rutin. Misal, bersihkan handphone, dompet, atau kantong belanjaan yang sering kamu gunakan.

 

Featured Image - usnews.com

Source - cnnindonesia.com


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!