Selama pandemi, menggantung masker menggunakan tali di leher – menjadi sebuah kebiasaan yang kerap dilakukan sebagian besar masyarakat. Hal ini bertujuan agar ketika masker dilepas, kamu tidak menaruhnya di sembarang tempat – yang akhirnya bisa mengontaminasi masker tersebut.

Namun ternyata, kebiasaan menggantung masker ini justru lebih berisiko meningkatkan risiko penularan Covid-19, lho. Mengapa demikian?

 

 

Gantung Masker di Leher: Malah Meningkatkan Potensi Penularan Virus?

Credit Image - kumparan.com

Dilansir dari CNN Indonesia – sebenarnya, kebiasaan menggantungkan masker kurang direkomendasikan, apalagi kalau hanya untuk sekedar gaya saja. Mengingat, tren penggunaan masker yang dilengkapi strap sedang digandrungi masyarakat.

Memang tren tersebut beguna untuk menggantungkan masker di leher, sehingga masker tidak tertinggal ketika dilepas – terutama saat makan dan minum. Namun, lapisan luar masker yang digantung akan bersentuhan dengan tangan.

Selanjutnya, jika tidak disiplin cuci tangan – maka tangan yang sudah terkontaminasi tersebut, tanpa sengaja menyentuh mata dan hidung. Tentu saja, hal ini akan meningkatkan risiko terjadinya penularan virus.

Sementara bagi orang lain, lapisan dalam masker sudah terkontaminasi oleh pernapasan – ketika berbicara, batuk, atau bersin. Jika dibiarkan di ruang terbuka, masker yang digantung tersebut bisa jadi sumber infeksi bagi orang lainnya.

 

Hal Apa yang Bisa Dilakukan?

Masyarakat dianjurkan untuk membawa masker cadangan ketika melakukan aktivitas sehari-hari. Jadi, masker yang sudah terbuka, bisa diganti dengan masker baru. Sementara, masker yang sudah digunakan – bisa dimasukkan ke dalam kantung kertas atau plastik, kemudian dibuang, atau dicuci untuk masker kain.

Selain itu, masyarakat juga disarankan menggunakan masker dua lapis – yaitu, bagian dalam masker medis, dan bagian luarnya pakai masker kain. Hal ini dapat meningkatkan proteksi terhadap virus, hingga 92 persen.

 

Tetap Praktikkan Protokol Kesehatan

Credit Image - munsonhealthcare.org

Kamu juga diwajibkan menerapkan protokol kesehatan lainnya – selain pakai masker, yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta membatasi mobilitas.

Menjaga kesehatan juga sangat penting selama pandemi, sehingga sistem kekebalan tubuh pun tetap optimal. Untuk itu, kamu dianjurkan tetap memerhatikan asupan makanan – perbanyak konsumsi sayur dan buah, rutin berolahraga, dan istirahat yang cukup.

Lengkapi proteksi diri dengan rutin mengonsumsi multivitamin lengkap, seperti Enervon-C yang mengandung Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat untuk menjaga daya tahan tubuhmu.

Kamu bisa minum Enervon-C Effervescent yang mengandung Vitamin C lebih tinggi, yaitu 1000 mg – cocok untuk memberi perlindungan ekstra, terlebih bagimu yang memiliki aktivitas padat.

Itulah alasan mengapa strap masker – bisa tingkatkan penularan virus. Selama pandemi, terus terapkan protokol kesehatan dan jaga kesehatan ya!

 

 

Featured Image - viralitynews.com

Source - cnnindonesia.com