Lebih baik mencegah daripada mengobati. Hal ini penting diterapkan dalam urusan kesehatan, terlebih di masa pandemi Covid-19, apalagi yang berkaitan dengan paru-paru – mengingat organ tersebut paling mudah terserang virus corona.

Tanpa disadari, manusia mengambil napas sebanyak 25.000 dalam sehari. Setiap napas dapat membantu mengantarkan oksigen dari paru-paru ke aliran darah. Sayangnya, ada skalanya kinerja paru-paru terganggu, seperti akibat infeksi virus.

Untuk itu, menjaga kesehatan paru-paru sangatlah penting. Ini dapat dilakukan dengan mengenali ciri-ciri paru yang terganggu. Biasanya, ciri paru-paru bermasalah dapat menyerupai pilek atau alergi. Selain itu, masih ada ciri-ciri lainnya yang perlu diperhatikan. Apa saja?

Berikut informasi lengkapnya.

 

 

Ciri-Ciri Paru-Paru Bermasalah

Credit Image - halodoc.com

Ciri-ciri awal penyakit paru-paru tampaknya kerap diabaikan. Dengan mengenali tanda permasalahan sejak dini, maka hal ini dapat membantu untuk mendapatkan perawatan sebelum kondisinya semakin parah dan serius.

Dikutip dari Premier Health, berikut ini ciri-ciri paru-paru yang bermasalah – dan jika mengalaminya, segera periksakan diri, ya.

  1. Kesulitan bernapas – atau sesak napas. Yang dimaksud di sini, yakni sesak napas tanpa ada alasan yang jelas, atau tidak hilang setelah berolahraga.
  2. Merasa seperti tidak mendapatkan cukup udara, pernapasan menjadi sulit. Ketika susah untuk bernapas mengeluarkan atau memasukkan udara merupakan ciri-ciri paru-paru yang bermasalah.
  3. Batuk kronis, yang terjadi selama lebih dari sebulan. Ini merupakan sinyal bahwa ada yang tidak beres dengan sistem pernapasan.
  4. Batuk darah yang bisa berasal dari paru-paru – atau saluran pernapasan bagian atas yang menandakan ada masalah kesehatan.
  5. Produksi lendir kronis. Lendir merupakan sistem pertahanan untuk melawan infeksi atau iritasi. Tetapi, peningkatan produksi lendir selama lebih dari sebulan bisa mengindikasikan penyakit paru-paru.
  6. Nyeri dada kronis yang tidak dapat dijelaskan dan berlangsung selama lebih dari sebulan. Dan, perlu diperhatikan ketika kondisi semakin memburuk, misalnya saat sedang menarik napas atau batuk.

 

Jaga Kesehatan Paru-Paru dengan Konsumsi Vitamin

Credit Image - hellosehat.com

Dalam hal ini, menjaga kesehatan paru-paru sangatlah penting, salah satunya dengan rutin mengonsumsi vitamin, seperti vitamin C dan vitamin B kompleks.

Sudah diketahui bahwa fungsi vitamin C punya kaitan erat dengan nutrisi yang dapat meningkatkan sistem imun, serta dapat membantu menangkal berbagai penyakit, seperti flu maupun pilek. Kamu pun sudah tahu akan hal yang satu ini, kan? Namun, lebih dari itu, vitamin ini juga dapat membantu menjaga kesehatan paru-paru, lho.

risiko pneumonia, termasuk yang disebabkan oleh Covid-19. Selain itu, fungsi vitamin C juga diyakini dapat mencegah – dan mengendalikan gejala asma. Wah, pastikan kamu sudah rutin mendapat asupan vitamin ini agar manfaatnya dapat dirasakan, ya.

Sementara itu, fungsi vitamin B kompleks juga tidak kalah pentingnya dalam menjaga kesehatan organ paru-paru, nih. Ini berkaitan dengan vitamin B9 – atau asam folat yang dapat membantu melindungi paru-paru dari berbagai penyakit, seperti emfisema, bronkitis kronis, beberapa bentuk asma, dan juga pneumonia – termasuk yang disebabkan oleh virus corona.

Lalu, ada pula fungsi vitamin B6 yang juga sering dikaitkan dengan perannya untuk membantu fungsi paru-paru menjadi lebih baik secara keseluruha, sekaligus memberikan perlindungan sehingga risiko kanker paru bisa diminimalisir.

Untuk itu, pastikan kamu sudah mendapatkan kedua asupan vitamin tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal.

Kedua vitamin ini dapat diperoleh dengan mengonsumsi sejumlah sumber makanan. Untuk vitamin C dapat didapati dari buah jeruk, kiwi, mangga, pepaya, jambu biji, brokoli, paprika, kale, cabai, dan juga tomat. Sementara itu, vitamin B kompleks bisa diperoleh dari seafood – seperti ikan, kerang, dan tiram, susu dan produk olahannya, telur, gandum, dan biji-bijian.

Selain itu, dianjurkan pula untuk rutin mengonsumsi multivitamin, seperti Enervon-C dan Enervon Active yang punya kandungan lengkap.

Konsumsi multivitamin Enervon-C yang mengandung Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, dan Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat – yang dapat menjaga daya tahan tubuhmu agar tidak mudah sakit.

Enervon-C Effervescent dengan kandungan Vitamin C lebih tinggi, yaitu 1000 mg untuk memberikan perlindungan ekstra.

Bagimu yang punya masalah lambung sensitif, direkomendasikan untuk mengonsumsi Enervon Active yang mengandung non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc yang dapat menjaga stamina tubuh agar tak mudah lelah – dan pastinya menjaga imunitas tubuh tetap optimal.

Tak hanya membantu menjaga kekebalan saja, namun kandungan vitamin B kompleks dalam Enervon-C dan Enervon Active juga dapat membantu proses metabolisme, sehingga makanan yang kamu konsumsi dapat diubah menjadi sumber energi yang lebih tahan lama.

Yang pasti, fungsi vitamin dalam kedua multivitamin tersebut bakal membantu menjaga kesehatan paru-paru kamu. Jadi, tak perlu ragu untuk mengonsumsi suplemen Enervon Active, ya!

 

Cara Lain Untuk Menjaga Paru-Paru

Credit Image - wolipop.detik.com

Selain dengan rutin mengonsumsi vitamin C dan vitamin B kompleks, kamu juga perlu memenuhi berbagai jenis mineral yang disebut baik untuk kesehatan paru-paru. Lantas, apa saja sih mineral yang dimaksud? Ini berupa asupan magnesium, kalsium, selenium, dan potasium yang dapat diperoleh dari makanan, ya. Sejumlah mineral tersebut dapat membantu menurunkan risiko asma.

Magnesium juga dapat mengendurkan otot-otot di sekitar bronkus paru, sehingga saluran pernapasan tetap terbuka. Perlu diketahui, terjadinya penyempitan brokus bisa memicu timbulnya penyakit asma. Untuk memperoleh mineral tersebut, kamu bisa mengonsumsi sayuran berwarna hijau, kacang, biji-bijian, gandum, daging sapi dan ayam, buah-buahan, dan ikan.

Namun yang tidak kalah pentingnya, pastikan kamu juga sudah menerapkan hidup bersih, seperti sering mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, hindari menyentuh bagian wajah – terutama mata, hidung, dan mulut, serta menerapkan etika batuk dan bersin. Yang pasti, pastikan kamu tetap memakai masker ketika bepergian keluar rumah, ya.

 

Jadi, itulah deretan ciri-ciri paru-paru yang sedang bermasalah serta cara untuk menjaga kesehatan organ vital tersebut. Jangan lupa untuk diterapkan, ya!

 

 

Featured Image – bola.com

Source – detik.com