Makan berlebihan selama bulan puasa rentan dilakukan banyak orang, lho. Selain menahan rasa haus dan lapar – tapi, cobaan puasa juga terletak pada kebiasaan ketika berbuka, yakni sejauh mana kamu bisa menahan rasa lapar tanpa harus makan berlebihan.

Nah, untuk itu, kamu bisa menerapkan deretan cara mengurangi nafsu makan, ya. Ingat, makan berlebihan dapat menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan, seperti obesitas – yang kemudian meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, hipertensi, dan lain sebagainya.

Penasaran, bagaimana cara mengurangi nafsu makan ketika berbuka puasa biar tidak kalap? Yuk, simak ulasannya di bawah ini!

 

 

Membuat Takjil dan Makanan Sendiri

Credit Image  - food.detik.com

Memang, langkah paling aman untuk mengontrol porsi makan ketika berbuka puasa adalah membuat takjil dan makanan sendiri di rumah. Dalam hal ini, kamu pun dapat menyesuaikan porsi, variasi, dan komposisi gizi supaya lebih seimbang. 

Kalau kamu berburu takjil dalam keadaan perut kosong, bisa dipastikan kamu pengin memborong setiap penjual makanan yang kamu lewati. Ujung-ujungnya merasa sayang kalau makan cuma sedikit dan berusaha menghabiskan semuanya.

Sepertinya, cara mengurangi nafsu makan ketika berbuka puasa yang satu ini cukup mudah dilakukan, ya? Selain itu, hal ini juga bisa membuatmu lebih hemat, lho!

 

Batalkan Puasa dengan Air Putih dan Kurma

Tak bisa dipungkiri, rasanya akan sedikit sulit kalau harus buka puasa dengan air putih dan kurma – ketika sudah melihat segarnya es buah di depan mata. Setuju, kan? Tapi ingat, kamu harus disiplin untuk menerapkan cara mengurangi nafsu makan yang satu ini.

Berbuka dengan air putih dan kurma pun sehat buat tubuhmu, lho. Air akan menetralisir lambung, sedangkan kurma akan mengganti energimu yang terbuang secara cepat. Dengan begitu, nafsu makanmu bisa sementara turun dan keinginan balas dendam berkurang. 

 

Atur Asupan Gizi Ketika Sahur

Credit Image - kompas.com

Cara mengurangi nafsu makan ketika berpuasa, sehingga tak kalap ketika berbuka, yakni pastikan kamu sudah makan saat sahur. Jadi, jangan sampai kamu sengaja melewatkannya, karena hal ini bakal membuatmu makan berlebihan di waktu berbuka.

Sahur juga punya peran penting supaya kamu tidak merasa lapar berlebihan di tengah hari. Pastikan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, mulai dari karbohidrat, protein, serat, vitamin, hingga mineral. Keragaman makanan ini bertahan lebih lama dalam pencernaan, sehingga membantumu menekan rasa lapar.

 

Kelola Mindset

Semua tips di atas tidak akan bisa berhasil kalau kamu tak mengubah mindset. Harus punya rasa gigih dan kontrol diri untuk gak makan berlebihan. Buang jauh-jauh pikiran gak bakal kenyang sebelum makan nasi atau makan banyak.

Jangan goyah dalam sekali coba, karena tubuh kamu baru akan menyesuaikan pola makan dan rasa lapar dalam 4-5 hari. Kalau kamu menyerah di hari ke dua, ya, sampai kapan pun usahamu tak membuahkan hasil, karena harus terus mengulang dari awal.

 

Tetap Penuhi Kebutuhan Vitamin!

Credit Image - honestdocs.id

Menurunkan berat badan di bulan puasa, salah satunya dengan menerapkan cara mengurangi nafsu makan di atas memang boleh saja, asalkan kamu tetap memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian, sehingga tubuh tak gampang lemas ketika beraktivitas, ya.

Selain dari asupan bernutrisi, maksimalkan kebutuhan vitamin dan mineral dengan rutin mengonsumsi multivitamin seperti Enervon-C dan Enervon Active.

Multivitamin Enervon-C mengandung Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat  yang berperan menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.

Minum Enervon-C Effervescent – dengan kandungan vitamin C yang lebih tinggi, serta mampu memberikan perlidungan ekstra terhadap tubuh!

Atau, kamu juga dapat mengonsumsi Enervon Active yang mengandung non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc yang dapat menjaga stamina tubuh agar tak mudah lelah – dan pastinya menjaga imunitas tubuh tetap optimal.

Kandungan vitamin B kompleks dalam Enervon-C dan Enervon Active juga dapat membantu proses metabolisme, sehingga tubuh bisa mengolah makanan yang dikonsumsi, kemudian diubah menjadi sumber energi yang lebih tahan lama. Manfaat yang satu ini tentunya bisa membuat makin produktif dalam melakukan aktivitas harian.

 

Wah, gimana? Sekarang kamu sudah tidak penasaran dengan cara mengurangi nafsu makan di bulan puasa, kan? Yuk, terapkan sejumlah tips di atas agar porsi makanmu jadi tak berlebihan!

 

 

Featured Image – parapuan.co