Bukan rahasia lagi kalau olahraga merupakan bagian dari gaya hidup sehat. Bahkan, sejak pandemi Covid-19 berlangsung, kebiasaan ini semakin meningkat seiring semakin bertambahnya kesadaran akan menjaga kesehatan.

Tak hanya membuat lebih sehat serta memperpanjang usia, namun olahraga juga dapat membantu mencegah berbagai macam penyakit, salah satunya infeksi SARS-CoV-2. Bukan asal, tapi hal tersebut sudah dibuktikan dari sebuah studi terbaru, lho. Gak percaya?

Berikut ini sejumlah faktanya.

 

 

Studi Melibatkan Jutaan Peserta

Credit Image - lifestyle.kompas.com

Dimuat dalam British Journal of Sports Medicine pada 22 Agustus 2022, sebuah penelitian terbaru di Spanyol bermaksud mencari tahu hubungan antara aktivitas fisik dengan risiko keparahan Covid-19, terutama risiko rawat inap hingga kematian.

Penelitian ini mengumpulkan 4.093 studi dari berbagai penjuru dunia pada periode November 2019-Maret 2022. Setelah diseleksi lebih lanjut, sebanyak 16 studi dengan total 1.853.610 partisipan yang berusia rata-rata 53 tahun.

 

Hasilnya, Olahraga dengan Intensitas Sedang Selama 150 Menit per Minggu dapat Mencegah Corona

Hasilnya pun sebenarnya tidak mengejutkan. Layaknya olahraga bisa mencegah penyakit lain, para peneliti juga menemukan bahwa olahraga bisa menekan risiko terkena Covid-19 hingga harus dirawat inap hingga meninggal dunia, dibanding mereka yang menjalani gaya hidup sedenter.

Secara spesifik, analisis ini menemukan bahwa partisipan yang melakukan aktivitas fisik memiliki risiko infeksi sebanyak 11 persen lebih rendah. Selain itu, jika terinfeksi, mereka yang melakukan aktivitas fisik secara rutin mengurangi risiko Covid-19 parah hingga 44 persen, rawat inap hingga 36 persen, dan kematian hingga 43 persen.

Para peneliti menemukan bahwa target olahraga untuk mencegah Covid-19 paling optimal adalah 500-MET-min/week. Target ini bisa diterjemahkan menjadi 150 menit atau 2,5 jam olahraga intensitas ringan per minggu atau 75 menit olahraga intensitas berat per minggu.

 

Didukung Oleh Studi Sebelumnya

Credit Image - organicauthority.com

Temuan para peneliti Spanyol tersebut sekaligus juga menjadi pembuktian dari berbagai studi lampau mengenai manfaat olahraga terhadap Covid-19.

Sebuah studi pada April 2021 di Amerika Serikat yang melibatkan lebih dari 48.000 partisipan menemukan bahwa mereka yang jarang olahraga lebih berisiko terkena Covid-19 parah sampai wafat. Menurut studi tersebut, mereka yang memenuhi standar olahraga adalah mereka yang berolahraga minimal 150 menit per minggu.

Hal yang sama juga dibuktikan dalam penelitian di Inggris yang dimuat dalam jurnal Sports Medicine pada April 2021. Melibatkan lebih dari 500.000 partisipan, studi ini menunjukkan bahwa mereka yang berolahraga mengurangi risiko infeksi hingga 31 persen dan risiko kematian akibat virus corona sampai 37 persen.

 

Alasan Mengapa Olahraga dapat Turunkan Risiko Covid-19

Salah satu peneliti dan dosen terapi fisik University of Valencia di Spanyol, Dr. Yasmin Ezzatvar, menjelaskan alasan mengapa olahraga bisa dikaitkan dengan risiko keparahan Covid-19 yang lebih rendah. Baginya, manfaat aktivitas fisik sudah terbukti jelas bisa meningkatkan kesehatan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Bersama timnya, Dr. Yasmin mengakui bahwa penelitian ini penting sebagai pertimbangan kebijakan kesehatan masyarakat. Selain itu, olahraga bisa mengurangi risiko obesitas hingga hipertensi. Kedua kondisi tersebut diketahui meningkatkan risiko virus corona parah hingga kematian.

 

Selain Olahraga, Cegah Covid-19 dengan Cara Ini

Credit Image - askthescientists.com

Tidak hanya rutin berolahraga, namun, mencegah infeksi Covid-19 juga perlu dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan – dan mendapat vaksinasi yang berperan untuk membentuk antibodi terhadap virus corona.

Menguatkan kekebalan tubuh juga diperlukan, mengingat imunitas memiliki peran sebagai pelindung utama agar virus tidak mudah menyerang. Dalam menjaga imunitas, kamu disarankan menerapkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, dan istirahat yang cukup.

Lengkapi hidup sehatmu dengan mendapatkan asupan vitamin dan mineral yang berperan penting dalam menjaga kekebalan tubuh. Selain dari makanan bergizi yang dikonsumsi sehari-hari, kedua nutrisi tersebut bisa diperoleh dari multivitamin kandungan lengkap, seperti Enervon-C.

Konsumsi Enervon-C yang mengandung Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat yang dapat menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.

Kamu dapat meminum Enervon-C dalam bentuk tablet yang mengandung 500 mg Vitamin C, atau Enervon-C Effervescent – dengan kandungan Vitamin C lebih tinggi, yaitu 1000 mg.

Jika kandungan vitamin C-nya dapat membantu menjaga kekebalan, nah, kandungan vitamin B kompleks di dalam Enervon-C dapat mengoptimalkan proses metabolisme, sehingga asupan makanan yang kamu konsumsi bisa diubah menjadi sumber energi yang lebih tahan lama.

Untuk mendapatkan produk Enervon-C, kamu bisa segera membelinya di official store di e-commerce, atau langsung klik di sini, ya!

 

Jadi tak hanya untuk menjaga kebugaran tubuh saja, namun olahraga berperan untuk membantu menghindari risiko Covid-19 sekaligus meningkatkan imunitas. Meski aktivitas fisik yang dilakukan ringan, namun, ini pun pasti memberikan dampak yang optimal, lho.

Mulai sekarang, yuk, jangan malas lagi untuk berolahraga!

 

 

Featured Image – barbend.com

Source – idntimes.com