Saat suhu tubuh naik dan badan terasa panas, hal ini sering diasumsikan sebagai kondisi demam. Biasanya, orang akan langsung meminum obat penurun panas untuk meredakannya. Padahal, kamu juga bisa mengobatinya secara alami lho! Nah, bagi kamu yang ingin tahu bagaimana cara menurunkan panas badan dan pusing tanpa obat-obatan, jangan lewatkan untuk membaca artikel berikut ini.

Cara Menurunkan Panas Badan dan Pusing

Pada dasarnya demam bukanlah suatu penyakit, tapi merupakan reaksi sistem imunitas yang sedang berperang melawan infeksi di dalam tubuh. Seseorang dikatakan demam saat suhu tubuhnya mencapai lebih dari 37,5 derajat Celcius. Umumnya, kondisi ini dipicu oleh infeksi bakteri, jamur, virus, parasit, masalah kesehatan autoimun, atau obat-obatan (Surinah dalam Hartini, 2015).

Namun, jangan panik dulu! Mengutip dari halaman sehatq.com, kamu bisa praktikkan beberapa cara menurunkan panas badan dan pusing dalam ulasan di bawah ini.

1. Kompres Air Hangat

Cara pertama yang bisa kamu lakukan untuk menurunkan panas yaitu dengan mengompres badan. Sayangnya masih banyak yang salah kaprah dalam melakukan hal ini. Pasalnya, masih banyak orang yang mengompres badan dengan air dingin saat sedang demam. Padahal, cara yang benar untuk menurunkan demam justru dengan kompres air hangat. 

Melansir dari halaman Kementerian Kesehatan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, mengompres badan dengan air dingin saat demam akan semakin meningkatkan suhu tubuh dan menghalangi pengeluaran panas dari tubuh. Sebaliknya, kompres air hangat justru akan mempercepat keluarnya panas dari dalam tubuh. 

Kamu bisa mengambil handuk dan membasahinya dengan air hangat yang memiliki temperatur maksimal 43 derajat Celcius. Kemudian, letakkan handuk tersebut di bagian tubuh seperti wajah, leher, atau tangan.

Namun, jika panas badan terasa mengganggu dan menyebabkan rasa tidak nyaman seperti pusing dan nyeri, maka kamu sebaiknya juga mengonsumsi antipiretik seperti paracetamol. Hal ini pun berlaku pada saat anak demam.

Orang tua bisa memberikan antipiretik sesuai saran dokter dan mengompres badan anak dengan air hangat apabila suhu tubuh melebihi 38 derajat Celcius. Cara tersebut terbukti efektif dalam menurunkan suhu tubuh terutama pada 30 menit pertama.

2. Gunakan Air Suam Kuku untuk Merendam Kaki

Selain kompres air hangat, kamu juga bisa merendam kaki dengan air suam kuku selama 20 menit. Tambahkan beberapa tetes minyak atsiri seperti peppermint, tea tree oil, minyak lavender, serai, kemenyan, dan juga minyak lemon. Pilih salah satu sesuai yang kamu suka. Cara yang satu ini akan membuat badan rileks dan bantu turunkan suhu tubuh saat sedang demam.

3. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Saat demam, sering kali nafsu makan dan minum berkurang sehingga berpotensi membuat tubuh dehidrasi. Ciri-ciri dehidrasi pada tubuh yaitu merasa sangat haus, kelelahan, pusing, jarang buang air kecil, atau air seni berwarna gelap. Pada anak, hal ini  ditandai dengan mulut kering, lesu dan rewel, mata serta pipi terlihat cekung, tidak buang air kecil selama 3 jam, hingga menangis tanpa mengeluarkan air mata.

Untuk mencegah dehidrasi, kamu wajib mencukupi asupan cairan dengan minum air putih secara berkala. Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi cairan yang mengandung elektrolit seperti misalnya air kelapa. Pilih air kelapa segar untuk membantu tubuh menjadi lebih segar dan berenergi.

Cara lainnya yaitu dengan mengonsumsi sayur dan buah yang kaya akan kandungan air seperti semangka, jeruk, melon, timun, dan lain-lain. Kamu juga bisa menyantap sup ayam hangat atau berbagai jenis sup lainnya yang digemari.

4. Memakai Baju yang Menyerap Keringat

Meski terdengar sepele, tapi memilih baju yang tepat juga cukup efektif dalam menurunkan suhu tubuh saat demam. Kamu disarankan untuk memakai baju dari bahan katun dan linen agar panas di badan bisa dengan mudah keluar. Hindari menggunakan pakaian dari bahan sintetis seperti akrilik dan nilon karena tidak menyerap keringat.

 

 

Tips Supaya Tubuh Tidak Mudah Sakit

Nah, supaya tubuh tidak mudah sakit, kamu perlu mengubah gaya hidup dan menerapkan pola hidup sehat seperti berikut ini.

1. Tidur yang Cukup

Meskipun punya aktivitas yang padat, tapi kamu wajib mencukupi kebutuhan tidur. Pasalnya, kekurangan tidur akan membawa dampak buruk bagi kesehatan seperti meningkatkan resistensi insulin, hormon nafsu makan terganggu, serta menurunkan kesehatan fisik dan mental.

Berdasarkan saran ahli kesehatan, orang dewasa dianjurkan untuk mencukupi  waktu tidur selama 7 hingga 9 jam.

2. Memenuhi Asupan Cairan Harian

Tips untuk menjaga tubuh agar tidak mudah sakit berikutnya adalah selalu memenuhi asupan cairan harian. Meskipun anjuran minum per hari adalah 8 gelas atau 2 liter per hari, tapi jumlah tersebut bisa jadi berbeda terutama pada orang yang memiliki aktivitas harian yang lebih padat.

3. Berjemur

Rajin berjemur di pagi hari akan membantu kamu untuk mencukupi kebutuhan vitamin D. Vitamin sangat penting bagi tubuh karena akan menguatkan tulang, mengurangi gejala depresi, meningkatkan daya tahan tubuh, serta menurunkan risiko kanker.

4. Banyak Konsumsi Buah dan Sayur

Konsumsi buah dan sayur secara rutin sangat baik untuk kesehatan. Pasalnya, di dalam buah dan sayur terkandung banyak nutrisi yang diperlukan tubuh seperti vitamin, mineral, serat prebiotik, dan antioksidan.

Bahkan, studi menunjukkan bahwa konsumsi rutin buah dan sayur bisa meningkatkan usia harapan hidup serta meminimalisir risiko terhadap penyakit jantung, obesitas, dan berbagai jenis penyakit lainnya.

 

 

5. Konsumsi Protein yang Cukup

Fungsi utama protein adalah membentuk sel dan jaringan yang baru. Saat kebutuhan protein di dalam tubuh tercukupi, metabolisme akan meningkat sehingga kamu akan merasa lebih kenyang. Selain itu, protein juga sangat baik dalam menjaga berat badan tubuh.

6. Rutin Berolahraga

Rutin berolahraga menjadi tips menjaga kesehatan berikutnya yang wajib untuk diagendakan. Selain menjaga kesehatan fisik, aktivitas tersebut juga sangat baik bagi kesehatan mental seseorang. 

Berdasarkan Physical Activity Guidelines for Americans, kamu dianjurkan untuk berolahraga secara intens selama 150 menit setiap minggunya.

7. Jangan Merokok

Menurut World Health Organization (WHO), merokok sangat berbahaya bagi tubuh karena bisa menyebabkan penyakit paru-paru, jantung, hingga stroke. Bahkan, hal ini juga membahayakan perokok pasif atau orang-orang sekitar yang tak sengaja ikut menghirup asap rokok tersebut.

 

 

Supaya tubuh tidak mudah lelah dan sakit, kamu juga wajib memenuhi asupan vitamin C harian dengan mengonsumsi suplemen vitamin C seperti Enervon-C Effervescent. Enervon-C Effervescent mengandung 1000mg vitamin C yang secara efektif akan menjaga daya tahan tubuh sepanjang hari.

Tak hanya itu saja, multivitamin yang satu ini juga tinggi akan vitamin B-Kompleks yang bantu tubuh menghasilkan energi sehingga kamu senantiasa fit dan juga aktif.

Enervon-C Effervescent juga hadir dalam bentuk tablet larut air yang akan memberikan sensasi segar bagi tubuh. Jadi, penting bagi kamu untuk rutin mengonsumsi multivitamin setiap hari demi kesehatan diri ya! Order sekarang juga melalui link Shopee dan Tokopedia berikut untuk mendapatkan Enervon-C Effervescent dan produk Enervon lainnya secara online
 

Referensi:

1. Cara Menurunkan Panas yang Pasti Aman dan Manjur. Diakses pada 15 Agustus 2023 dari https://www.sehatq.com/artikel/cara-menurunkan-panas-yang-mudah-dilakukan

2. Kementerian Kesehatan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Anak Demam dan Cara Mengatasinya. Diakses pada 15 Agustus 2023 dari https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/23/anak-demam-dan-cara-mengatasinya

3. Kementerian Kesehatan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Efektif Kompres Hangat atau Kompres Dingin Saat Demam Menyerang dari https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1051/efektif-kompres-hangat-atau-kompres-dingin-saat-demam-menyerang

4. Halodoc, Cegah Risiko Dehidrasi saat Demam dengan Cairan ber-ION. Diakses pada 15 Agustus 2023 dari https://www.halodoc.com/artikel/cegah-risiko-dehidrasi-saat-demam-dengan-cairan-ber-ion

5. Kris Gunnars, Bsc. 27 Natural Health and Nutrition Tips That Are Evidence-Based. Diakses pada 15 Agustus 2023 dari https://www.healthline.com/nutrition/27-health-and-nutrition-tips#substance-use

6. World Health Organization Philippines, 20 Health Tips for 2020. Diakses pada 15 Agustus 2023 dari https://www.who.int/philippines/news/feature-stories/detail/20-health-tips-for-2020