Bulan Ramadan adalah momen di mana umat Muslim akan menjalankan ibadah puasa selama 30 hari penuh. Meski sudah terbiasa menjalaninya setiap tahun, tapi kamu tetap harus memperhatikan asupan vitamin untuk bulan puasa supaya ibadah bisa selalu lancar. Selama berpuasa, tentu kamu tetap harus melakukan aktivitas sehari-hari yang cukup menguras tenaga. Nah, supaya tidak mudah lemas atau gampang sakit, kamu perlu mengonsumsi vitamin dan melakukan berbagai tips sederhana berikut ini.

Vitamin untuk Bulan Puasa

Ada beberapa vitamin dan mineral yang dikenal dapat meningkatkan daya tahan tubuh untuk bulan puasa. Berikut adalah beberapa di antaranya.

1. Vitamin C

Vitamin C merupakan jenis nutrisi yang sangat penting untuk dikonsumsi selama puasa. Pasalnya, jenis vitamin ini berfungsi untuk meningkatkan produksi sel darah putih dan antibodi, serta membantu melawan infeksi. Dengan demikian kamu tidak akan mudah sakit meski puasa seharian.

Temukan sumber vitamin C dengan mengonsumsi jeruk, stroberi, paprika, brokoli, kiwi, pepaya, tomat, dan lain-lain.

2. Vitamin D

Sama halnya dengan vitamin C, vitamin D juga berperan dalam regulasi sistem kekebalan tubuh dan dapat membantu mencegah infeksi. Temukan sumber alami vitamin D pada ikan berlemak, produk susu, sereal, jamur, daging, dan minyak ikan.

3. Vitamin E

Vitamin E berperan sebagai antioksidan yang kuat serta membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Jadi, optimalkan hal ini dengan menyantap makanan bervitamin E seperti almond, kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran hijau, alpukat, dan telur.

4. Vitamin A

Selama ini, vitamin A dikenal sebagai nutrisi penting yang menunjang kesehatan mata. Namun ternyata tak hanya itu lho! Pasalnya, vitamin A juga memiliki peran dalam mendukung sistem kekebalan tubuh. Oleh sebab itu penting untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin A seperti wortel, bayam, brokoli, hati sapi, ubi jalar, kacang-kacangan, dan kuning telur.

5. Vitamin B6, B9 (asam folat), dan B12

Kombinasi vitamin B6, B9, dan B12 berperan dalam pembentukan sel darah merah dan juga berkontribusi pada fungsi sistem kekebalan tubuh. Daging, ikan, telur, dan produk susu merupakan beberapa sumber pangan yang memiliki kandungan vitamin B6, B9, dan B12.

6. Zinc

Zinc, sebagai mineral penting bagi tubuh, tidak secara langsung memberikan energi seperti halnya karbohidrat, protein, atau lemak. Namun, zinc memiliki peran yang krusial dalam berbagai proses metabolik tubuh, yang pada gilirannya dapat memengaruhi tingkat energi.

Salah satu cara zinc dalam memengaruhi energi adalah melalui perannya pada proses metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein. Zinc berperan dalam aktivasi enzim yang diperlukan untuk memecah molekul-molekul makanan menjadi energi yang dapat digunakan oleh tubuh. Jadi, kekurangan zinc dapat mengganggu proses ini dan pada gilirannya memengaruhi tingkat energi.

Selain itu, zinc juga penting untuk sistem kekebalan tubuh yang sehat. Ketika tubuh melawan infeksi atau peradangan, metabolisme dan fungsi tubuh Anda dapat terpengaruh, yang mungkin dapat berdampak pada tingkat energi di tubuh. Temukan zinc pada sumber makanan seperti daging, seafood, telur, susu, beras merah, sayuran hijau, pisang, dan apel.

 

 

7. Selenium

Selenium berperan sebagai antioksidan yang membantu melawan radikal bebas dan meningkatkan kekebalan tubuh. Oleh karena itu, penting untuk memperoleh selenium dalam jumlah yang tepat melalui pola makan seimbang, yang mencakup sumber-sumber makanan yang kaya selenium seperti kacang-kacangan, biji-bijian, daging, dan ikan laut.

8. Probiotik

Meskipun bukan vitamin atau mineral, probiotik membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan, yang secara tidak langsung dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Contoh makanan yang mengandung probiotik yaitu yogurt, kefir, dan tempe.

Menyantap sumber makanan alami yang mengandung berbagai vitamin dan mineral di atas adalah yang utama. Namun, konsumsi multivitamin tambahan selama bulan puasa juga bisa kamu upayakan sesuai petunjuk penggunaan atau saran dokter.

 

 

Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh selama Puasa

Selain memperhatikan asupan vitamin untuk bulan puasa. Kamu juga wajib meningkatkan daya tahan tubuh selama puasa agar selalu sehat dan ibadah bisa berjalan lancar. Berikut beberapa tips yang dapat membantu.

  • Pilih makanan yang sehat dan seimbang saat berbuka dan sahur. Pastikan mendapatkan asupan nutrisi yang mencukupi, termasuk protein, karbohidrat kompleks, lemak sehat, serta vitamin dan mineral.
  • Buah dan sayuran adalah sumber vitamin dan antioksidan penting yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuhmu. Jadi pastikan untuk mengonsumsi buah dan sayur selama puasa ya!
  • Pastikan kamu tetap terhidrasi dengan baik saat berbuka dan sahur. Minum air putih secara cukup dan hindari minuman berkafein/berenergi yang dapat menyebabkan dehidrasi.
  • Jangan lupa untuk mendapatkan istirahat yang cukup setiap malam agar tubuh memiliki kesempatan untuk pulih dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
  • Jaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar dengan rajin mencuci tangan secara teratur dan hindari kontak dengan orang yang sakit.
  • Lakukan olahraga ringan atau aktivitas fisik yang teratur. Ini dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
  • Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau memiliki kebutuhan gizi khusus, konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter untuk mendapatkan saran yang sesuai.

 

 

Selain memastikan asupan vitamin untuk bulan puasa dan menerapkan berbagai tips di atas, kamu juga bisa mengonsumsi multivitamin tambahan seperti Enervon-C Effervescent untuk meningkatkan daya tahan tubuh selama puasa.

Enervon-C Effervescent adalah suplemen yang mengandung kombinasi vitamin C dan vitamin B-Kompleks. Selama bulan puasa, suplemen ini dapat memberikan beberapa manfaat bagi kesehatan seperti berikut.

1. Meningkatkan Energi

Vitamin B kompleks dalam Enervon-C Effervescent, seperti B1, B2, B3, B5, B6, B9, dan B12, dapat membantu meningkatkan energi dan mengurangi kelelahan. Ini bisa membantu kamu tetap bugar dan aktif selama bulan puasa.

2. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh

Vitamin C dalam Enervon-C Effervescent adalah antioksidan yang kuat sehingga mampu membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ini dapat membantu melindungi tubuh dari infeksi dan penyakit selama bulan puasa ketika tubuh mungkin kekurangan asupan nutrisi.

3. Mendukung Kesehatan Kulit

Vitamin C juga penting untuk kesehatan kulit. Ini membantu dalam produksi kolagen, yang penting untuk menjaga kulit tetap sehat dan kencang.

4. Meningkatkan Penyerapan Nutrisi

Vitamin B kompleks dalam Enervon-C Effervescent membantu dalam proses metabolisme tubuh dan penyerapan nutrisi lainnya. Ini dapat membantu tubuh untuk memanfaatkan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi selama waktu berbuka dan sahur.

Segera dapatkan produk Enervon-C Effervescent sekarang juga secara online dengan mengunjungi official store Enervon yang ada di Tokopedia dan Shopee berikut ya!

 

Referensi:

1. Hellosehat. 6 Vitamin untuk Puasa, Kapan Sebaiknya Anda Konsumsi? https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/minum-vitamin-saat-puasa-baiknya-ketika-sahur-atau-buka-puasa/

2. Kemenkes RI. 5 Tips sehat Selama Bulan Ramadhan. https://upk.kemkes.go.id/new/5-tips-sehat-selama-bulan-ramadhan