Konsumsi gula yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Hal ini pun sepertinya sudah diketahui banyak orang, ya? Untuk mengontrol asupannya maka kamu perlu mengenal tanda tubuh kelebihan gula.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam, dan Lemak serta Pesan Kesehatan untuk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji, konsumsi gula harian memang sebaiknya dibatasi.

Adapun rekomendasi asupan gula dari Kemenkes, yaitu 10 persen dari total energi yang mencapai 200 kkal. Jumlah ini setara dengan 50 gram gula per orang setiap hari – atau sekitar empat sendok makan per hari.

Jika selama ini kamu sudah terlanjur mengonsumsi gula secara berlebihan, maka biasanya ada berbagai tanda yang dialami. Ada pun beberapa tanda kelebihan asupan gula, yaitu:

 

 

1. Lemas

Credit Image - halodoc.com

Konsumsi gula yang terlalu banyak akan membuat tubuh mengalami defisit serat, lemak, dan protein yang membuat insulin disekresikan lebih cepat untuk menstabilkan gula darah dalam tubuh. Akibatnya, akan terjadi penurunan kadar gula darah yang sangat cepat di dalam tubuh, sehingga terjadi penurunan energi secara drastis. Hal ini kemudian menimbulkan rasa lemas di dalam tubuh.

 

2. Mudah Lapar

Ketika lemas, orang yang terlalu banyak mengonsumsi gula akan mudah lapar. Apalagi, gula sebenarnya tidak akan membuatmu merasa kenyang seperti saat makan banyak serat dan protein. Akibatnya, kamu mudah lapar, bahkan terus menerus merasa lapar dan ketika lapar, Anda inginnya mengonsumsi makanan yang mengandung gula.

 

3. Ketagihan Mengonsumsi Makanan Manis

Credit Image - elitedaily.com

Studi menyebut makanan dan minuman manis mengaktivasi jalur neural reward manusia. Jalur tersebut menghasilkan serotonin dan dopamin yang merupakan hormon bahagia. Hal ini membuat kamu kerap merasa menikmati makanan manis bisa membuat bahagia, sehingga mulai ketagihan dengan makanan manis.

 

4. Berat Badan Meningkat

Konsumsi gula berlebih dapat dengan cepat membuat berat badan naik. Soalnya, ketika mengonsumsi gula, tubuh mengubah glukosa menjadi glikogen dan menyimpannya di otot dan organ hati.

Ketika simpanan glikogen berlebihan, maka glukosa yang tersisa diubah menjadi trigliserida atau lemak, sehingga membuat berat badan naik.

 

5. Perut Kembung

Credit Image - gastrosav.com

Orang yang kelebihan gula rentan mengalami perut kembung karena bakteri jahat di dalam tubuh senang memakan gula yang kemudian menghasilkan gas, sehingga perut terasa kembung.

Masalahnya, kondisi perut kembung tak bisa dianggap remeh. Sebab, perut kembung menimbulkan rasa tidak nyaman di perut dan mempengaruhi proses metabolisme tubuh dan mengganggu retensi air menjadi kurang efektif.

 

Batasi Asupan Gula, Kamu Disarankan Menjalani Pola Makan Sehat!

Jika kamu sudah terlanjur terlalu banyak mengonsumsi gula, kini, saatnya untuk memperbaiki pola makan harianmu, ya. Mengontrol asupan gula penting dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh hingga tua nanti.

Selain itu, pastikan kamu sudah rutin berolahraga dan cukup tidur – karena, keduanya juga berperan dalam mengurangi risiko diabetes.

Dan, lengkapi hidup sehatmu dengan mengonsumsi asupan multivitamin Enervon Active secara rutin, ya!

Enervon Active mengandung non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc – kandungan vitamin C yang ramah di lambung akan membantu menjaga imunitas, dan vitamin B kompleksnya dapat mengoptimalkan energi tubuh agar tidak mudah lelah.

Multivitamin Enervon Active pun dapat membantu optimalkan proses metabolisme, sehingga tubuh dapat memperoleh energi yang lebih tahan lama. Manfaat yang satu ini bisa dirasakan berkat kandungan vitamin B kompleks di dalamnya.

Yuk, segera dapatkan multivitamin andalan satu ini dengan mengunjungi official store Enervon!

 

Jadi, itulah berbagai tanda tubuh kelebihan asupan gula. Jika kamu mengalaminya, segera batasi konsumsi gula harian!

 

 

Featured Image – rte.ie

Source – cnnindonesia.com