Vertigo adalah gangguan kesehatan yang ditandai dengan kepala pusing dan seolah tubuh serta lingkungan sekitar terasa berputar-putar. Kondisi ini umumnya hilang timbul dan bisa terjadi dalam hitungan detik, menit, jam, atau bahkan berhari-hari. Tak hanya pusing berputar, vertigo juga bisa disertai dengan gejala lainnya seperti mual, muntah, dan kehilangan keseimbangan. Meskipun bukan penyakit yang berbahaya, tapi kondisi ini harus segera diatasi karena mengganggu aktivitas harian. Siapa saja bisa mengalami masalah kesehatan ini, tapi lansia lebih berisiko tinggi terkena vertigo. Kenapa bisa demikian? Yuk cari tahu apa saja penyebab vertigo pada lansia dan cara tepat untuk mengatasinya dengan membaca artikel berikut.

Gejala Penyerta pada Vertigo

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa, orang yang mengalami vertigo akan merasa tubuh dan lingkungannya seolah berputar-putar. Bahkan, kondisi ini juga bisa disertai dengan gejala lain seperti mual muntah, berkeringat, lelah, lemas, kehilangan arah, hingga sulit berjalan.

Ada juga yang sampai mengalami gangguan keseimbangan, pendengaran, dan penglihatan. Oleh sebab itu, hal ini tidak boleh dianggap remeh dan harus segera diatasi supaya tidak menimbulkan dampak yang lebih buruk.

 

 

Penyebab Vertigo pada Lansia

Seiring dengan bertambahnya usia, kondisi kesehatan lansia mulai menurun dan rentan terkena penyakit, salah satunya vertigo. Bahkan, risiko terkena vertigo pada lansia meningkat sebanyak 50%. Namun, apakah penyebab vertigo pada lansia hanya disebabkan oleh faktor usia saja? 

Tentu saja tidak, ada banyak faktor-faktor lain yang bisa memicu orang usia lanjut mengalami pusing berputar. Beberapa penyakit seperti diabetes dan hipertensi juga bisa memicu vertigo pada lansia. Selain itu, gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok dan minum alkohol juga bisa menjadi faktor penyebab lainnya.

Tak hanya itu saja, orang yang pernah mengalami kecelakaan dengan trauma di kepalanya juga bisa menunjukkan gejala vertigo di kemudian hari. Bahkan, keadaan psikis yang tidak baik seperti stres juga meningkatkan risiko lansia untuk mengalami pusing berputar.

Nah, perlu kamu ketahui bahwa vertigo terbagi menjadi dua yaitu vertigo perifer dan sentral. Penyebab vertigo perifer umumnya adalah gangguan organ keseimbangan pada telinga. Namun, untuk vertigo sentral umumnya terjadi karena ada masalah di bagian otak atau sistem saraf pusat.

 

 

Tips Mengatasi Vertigo pada Lansia

Penanganan vertigo biasanya dilakukan berdasarkan penyebabnya. Gejala vertigo umumnya bisa hilang sendiri jika sifatnya ringan. Namun, jika kondisi ini kerap hilang timbul dalam waktu yang intens atau berlangsung dalam durasi yang cukup lama, cobalah untuk melakukan beberapa tips berikut untuk menanganinya.

1. Melakukan Aktivitas Fisik

Meskipun tenaga yang dimiliki tidak sekuat dulu, tapi lansia tetap dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik yang ringan. Olahraga ringan secara teratur bisa jadi solusi untuk mengatasi masalah vertigo pada lansia.

2. Posisi Kepala Lebih Tinggi saat Tidur

Jika mengalami vertigo, sebaiknya lansia tidur dengan posisi kepala lebih tinggi. Gunakan dua bantal untuk menopang tubuh dan kepala saat tidur agar lebih nyaman.

3. Berhati-hati saat Bangun dari Tempat Tidur

Tips berikutnya yang bisa dilakukan untuk mengatasi pusing berputar yaitu dengan berhati-hati saat bangun dari tempat tidur. Hindari bangun tidur dengan gegabah, tapi lakukan pelan-pelan dan sebaiknya duduk sebentar alih-alih langsung berdiri. Saat akan berdiri juga lebih baik berpegangan dan lakukan secara perlahan.

 

 

4. Jangan Terlalu Lama Menunduk/Menengadah

Hindari untuk menunduk terlalu lama karena hal ini akan membuat gejala vertigo semakin parah. Oleh sebab itu, sebaiknya letakkan barang-barang penting yang sering digunakan pada tempat yang sejajar dengan tubuh.

Selain itu, lansia juga sebaiknya jangan terlalu lama menengadahkan kepala karena hal ini juga bisa memperburuk kondisi vertigo.

5. Menggerakan Kepala dengan Hati-Hati

Saat melakukan aktivitas apapun, lansia sebaiknya berhati-hati saat menggerakkan kepalanya supaya tidak memperparah gejala vertigo.

6. Memenuhi Kebutuhan Cairan 

Penuhilah kebutuhan cairan harian karena hal tersebut bisa memperbaiki gejala vertigo yang dialami. 

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa salah satu penyebab vertigo pada lansia adalah adanya masalah di bagian otak dan sistem saraf pusat. Oleh sebab itu, lansia juga sebaiknya mulai mengonsumsi multivitamin tambahan yang menunjang kesehatan otak seperti Enervon Gold


Enervon Gold adalah multivitamin yang secara khusus diperuntukkan untuk menunjang kesehatan lansia berusia 50+. Di dalamnya terdapat kandungan omega 3 yang sangat baik untuk menjaga kesehatan otak, mempertahankan fungsi kognitif, dan mengurangi risiko kehilangan memori atau kepikunan.

Selain itu, Enervon Gold juga mengandung berbagai zat penting lainnya seperti vitamin C, vitamin B-Kompleks, asam folat, serta lutein. Lalu apa saja manfaat dari semua kandungan tadi? Berikut ulasannya.

Vitamin C: dikenal sebagai salah satu agen dan antioksidan yang efektif meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, dengan rutin mengonsumsi vitamin C maka sistem imunitas akan semakin kuat dan tubuh tidak mudah terserang penyakit.

Vitamin B-Kompleks: membantu proses metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak yang berperan penting untuk pembentukan energi, sehingga lansia bisa tetap aktif meski usia sudah 50+.

Asam Folat: lansia tetap masih bisa aktif dan menginspirasi dengan dukungan kandungan asam folat dalam Enervon Gold yang membantu jaga kesehatan jantung.

Lutein: tetap bisa produktif dengan asupan lutein yang berperan penting dalam memelihara kesehatan mata lansia.

Lebih baik mencegah daripada mengobati. Jadi, pelihara kesehatan tubuh mulai dari sekarang dengan rutin mengonsumsi Enervon Gold setiap hari! Klik tautan Tokopedia dan Shopee berikut ini untuk mendapatkan produknya secara online.

 

Referensi: 

1. dr. Ibnu Pradatama. Bersahabat dengan Vertigo di Usia Senja. https://dinkes.wonogirikab.go.id/pkmwonogiri1/2019/02/19/bersahabat-dengan-vertigo-di-usia-senja/

2. Halodoc. 7 Tips untuk Mengatasi Vertigo pada Lansia. https://www.halodoc.com/artikel/7-tips-untuk-mengatasi-vertigo-pada-lansia