Di masa Pandemi Covid-19 saat ini, mengharuskan kita untuk memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Ini dapat diperoleh dengan berbagai macam cara, salah satunya rutin memenuhi kebutuhan vitamin C tubuh.

Selain dikenal untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mengoptimalkan sistem kekebalan atau imun, vitamin C juga berperan sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas, mempercepat proses pemulihan ketika tubuh mengalami infeksi dan peradangan, serta dapat menjaga daya ingat.

Kebutuhan vitamin C wajib dipenuhi setiap harinya, karena vitamin C masuk ke dalam jenis vitamin larut air, sehingga tidak dapat disimpan oleh tubuh dalam waktu yang lama. Selain dari sayur dan buah- buahan, asupan vitamin C juga dapat diperoleh dengan mengonsumsi supplemen vitamin C secara rutin.

Namun, amankah mengonsumsi supplemen vitamin C setiap hari? Dan berapa jumlah vitamin C yang dibutuhkan tubuh setiap harinya? Berikut ini ulasan lengkapnya.

Jumlah Vitamin C yang Dibutuhkan Tubuh

Credit: freepik.com

Dengan berbagai manfaat vitamin C yang bisa didapat, lalu berapa banyak vitamin C yang dibutuhkan oleh tubuh? US Institue of Medicine (IOM) menetapkan asupan vitamin C harian yang dibutuhkan oleh tubuh bagi pria adalah 90mg/ hari. Sedangkan, untuk wanita adalah 75mg/hari. Tetapi, kebutuhan vitamin C setiap orang dapat berbeda, tergantung dari jenis kelamin dan usianya.

Menurut seorang peneliti dari University of Michigan, Mark Moyan, mengatakan bahwa batas aman konsumsi vitamin C dalam sehari adalah 2.000mg. Jadi, kamu dapat mengonsumsi supplemen vitamin C dengan kadar 500mg dua kali sehari.

Dengan mengonsumsi supplemen yang mengandung vitamin C 500mg setiap hari, membuat vitamin tersebut dapat mencapai kadar puncak dalam darah (maksimal), sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh tubuh secara optimal.

Lalu, Amankah Untuk Mengonsumsi Supplemen Vitamin C Setiap Hari?

Credit: spunout.ie

Mengonsumsi supplemen vitamin C setiap harinya tentu aman, justru memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan tidak menimbulkan efek samping atau ketergantugan. Jika tubuhmu merasa lemas atau daya tahan tubuh menurun ketika sedang tidak mengonsumsi supplemen vitamin C, ini bukan efek ketergatungan. Melainkan, kondisi ini menandakan bahwa kebutuhan vitamin C tubuhmu tidak tercukupi.

Ada pula anggapan bahwa mengonsumsi supplemen vitamin C secara berlebihan dapat merusak ginjal. Hal ini tentu tidak sepenuhnya benar. Ketika kamu mengonsumsi supplemen vitamin C, tubuh akan menyerapnya dalam jumlah tertentu sesuai dengan kebutuhan.

Lalu, sisanya akan dikeluarkan tubuh melalui urin. Meskipun begitu, kamu tetap harus mengonsumsi sumber vitamin C, termasuk dari supplemen sesuai dengan dosis yang dianjurkan, yaitu maksimal 2.000mg sehari, dan perbanyak minum air putih.

Juga dapat dikatakan aman mengonsumsi supplemen vitamin C setiap hari, karena seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa vitamin C merupakan jenis vitamin larut air, sehingga tidak dapat disimpan dalam tubuh dalam waktu yang lama. Jadi, penting untuk memenuhi asupan vitamin C setiap harinya.

Dalam buku Vitamin C and The Common Cold menyatakan bahwa orang yang mengonsumsi vitamin C dalam secara rutin dapat memperpanjang usia sampai 30 tahun dan menghindari mereka dari berbagai macam penyakit.

Bahkan, mengonsumsi supplemen vitamin C dalam jangka panjang juga mampu mengoptimalkan pembentukan kolagen di berbagai bagian tubuh, seperti kulit, pembuluh darah, tendon, ligament, usus, dan tulang. Lalu, dapat mencegah terserang penyakit jantung, menjaga daya ingat otak, serta menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Kamu dapat mengonsumsi vitamin C hingga dua kali sehari, dan dianjurkan untuk minum beberapa waktu setelah makan.

Sumber Vitamin C yang Baik

Credit: webmd.com

Memenuhi kebutuhan vitamin C tubuh dapat dilakukan dengan mengonsumsi berbagai sumber, seperti jeruk, stroberi, kiwi, apel, pepaya, jambu biji, pisang, mangga, tomat, bayam, kembang kol, kale, brokoli, ubi- ubian, kubis, labu kuning, dan paprika hijau.

Dalam memasak sayuran yang mengandung vitamin C, sebaiknya di kukus. Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Zhejiang University Science tahun 2009 menunjukkan bahwa merebus sayuran yang mengandung vitamin C dapat menghilangkan kandungannya hingga 50%.

Selain karena cara masak yang kurang tepat, terkadang orang tidak rutin dalam mengonsumsi buah dan sayuran untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan vitamin, termasuk vitamin C. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi supplemen tambahan, seperti multivitamin Enervon-C yang mengandung vitamin C dan vitamin B Kompleks untuk menjaga daya tahan tubuhmu tetap optimal, sehingga tidak mudah terserang virus penyebab penyakit.

Atau untuk kamu yang memiliki aktivitas padat, konsumsi Enervon Active, yang mengandung non-acidic vitamin C (aman bagi lambung), vitamin B Kompleks, dan Zinc untuk jaga daya tahan tubuh, agar kamu tetap aktif dan berenergi seharian.

Selain mengonsumsi vitamin C, agar tubuh semakin fit, imbangi dengan menerapkan pola makan sehat, olahraga teratur, cukupi kebutuhan cairan tubuh, dan istirahat selama 7-8 jam semalam.

 

 

Featured Image - news.sky.com