Amandel Bengkak Vs Radang Tenggorokan, Apa Perbedaan Keduanya?

Amandel Bengkak Vs Radang Tenggorokan, Apa Perbedaan Keduanya?

font size A Ǎ

Faktanya, seseorang bisa saja mengalami amandel bengkak tanpa disertai dengan sakit tenggorokan secara bersamaan, lho. Amandel bengkak dapat disebabkan oleh bakteri kelompok A Streptococcus yang bertanggung jawab untuk radang tenggorokan juga.

Meski demikian, kamu bisa mengalami amandel bengkak akibat infeksi bakteri dan virus lainnya. Sementara itu, radang tenggorokan merupakan penyakit yang terjadi akibat peradangan di daerah tenggorokan.

Jadi, amandel bengkak akan menyerang kelenjar tonsil, yaitu yang berfungsi sebagai sistem pertahanan tubuh. Nah, kelenjar ini bertugas untuk menangkal dan membunuh kuman yang menyerang saluran pernapasan.

Berikut ini perbedaan antara amandel bengkak dan radang tenggorokan. Yuk, simak informasinya!

 

 

Amandel Bengkak Vs Radang Tenggorokan, Ini Perbedaannya

Amandel Bengkak Vs Radang Tenggorokan, Apa Perbedaan Keduanya?

Credit Image - health.kompas.com

Cara pertama untuk mengetahui perbedaan di antara dua penyakit ini tentu saja melalui gejalanya. Amandel bengkak dan radang tenggorokan memiliki banyak gejala serupa karena radang tenggorokan dianggap sebagai jenis radang amandel. Namun, orang-orang dengan radang tenggorokan memiliki gejala tambahan yang unik.

Dua penyakit tersebut sama-sama menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening di area leher, gangguan menelan, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Tapi, pada beberapa aspek tetap bisa dilihat perbedaannya. Misalnya pada radang tenggorokan akan tampak kemerahan pada amandel, sementara pada radang tenggorokan hanya tampak bintik-bintik merah pada mulut.

Amandel bengkak juga akan menyebabkan gejala seperti demam, leher kaku, sakit perut, dan perubahan warna putih atau kuning pada atau di sekitar amandel. Sementara radang tenggorokan sebabkan demam yang lebih tinggi, pegal linu pada sekujur tubuh, mual dan muntah, serta tampak amandel merah bengkak dengan garis-garis putih nanah.

Jika kamu mengalami beberapa gejala di atas, segera periksakan diri, ya!

 

Perbedaan Penyebabnya

Amandel Bengkak Vs Radang Tenggorokan, Apa Perbedaan Keduanya?

Credit Image - alodokter.com

Amandel bengkak bisa disebabkan oleh berbagai kuman, termasuk virus dan bakteri. Namun, kondisi tersebut paling sering disebabkan oleh virus, seperti:

  • Influenza
  • Coronavirus
  • Adenovirus
  • Virus Epstein-Barr
  • Virus herpes simpleks
  • HIV

Selain itu, amandel bengkak juga dapat disebabkan oleh bakteri dan diperkirakan 15-30 persen tonsilitis disebabkan oleh bakteri. Bakteri menular yang paling umum adalah kelompok A Streptococcus, yang menyebabkan radang tenggorokan. Spesies lain dari bakteri strep dapat menyebabkan radang pada amandel juga, termasuk:

  • Staphylococcus aureus (MRSA).
  • Chlamydia pneumoniae (chlamydia).
  • Neisseria gonorrhoeae (gonore).

Sementara untuk radang tenggorokan, ia disebabkan secara khusus oleh bakteri Streptococcus kelompok A. Tidak ada kelompok bakteri atau virus lain yang menyebabkannya.

 

Cara Mengatasi Keduanya

Amandel Bengkak Vs Radang Tenggorokan, Apa Perbedaan Keduanya?

Credit Image - tribunnews.com

Untuk meredakan gejala sakit tenggorokan, kamu dapat mencoba pengobat rumahan, antara lain: 

  • Beristirahat cukup
  • Minum banyak air
  • Minum cairan hangat, seperti kaldu, teh dengan madu dan lemon, atau sup hangat
  • Berkumurlah dengan air hangat yang asin
  • Tingkatkan kelembapan di rumah atau kantor dengan menggunakan pelembap udara

Selain itu, karena kondisi amandel bengkak maupun sakit tenggorokan bisa disebabkan oleh infeksi virus, maka menjaga kekebalan tubuh agar tetap kuat mesti dilakukan. Ini bisa kamu lakukan dengan menerapkan pola hidup yang sehat, ya.

Konsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, dan istirahat yang cukup merupakan langkah sederhana tapi ampuh dalam menjaga imunitas, lho. Dan, yang tak boleh dilupakan, lengkapi hidup sehat dengan rutin mengonsumsi multivitamin, seperti Enervon-C dan Enervon Active yang memiliki kandungan vitamin lengkap. Multivitamin yang satu ini dianjurkan dikonsumsi dua kali sehari.

Konsumsi Enervon-C yang mengandung Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, dan Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat – yang dapat menjaga daya tahan tubuhmu agar tidak mudah sakit.

Minum Enervon-C dalam bentuk tablet yang mengandung Vitamin C 500 mg, atau Enervon-C Effervescent dengan kandungan Vitamin C 1000 mg untuk perlindungan ekstra.

Untuk kamu yang memiliki masalah lambung sensitif, direkomendasikan untuk minum Enervon Active yang mengandung non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc – untuk bantu menjaga stamina agar tak mudah lelah, sekaligus optimalkan sistem kekebalan tubuh.

Multivitamin Enervon-C dan Enervon Active pun dapat membantu optimalkan proses metabolisme, sehingga tubuh dapat memperoleh energi yang lebih tahan lama. Manfaat yang satu ini bisa dirasakan berkat kandungan vitamin B kompleks di dalamnya.

 

Jadi, itulah perbedaan antara amandel bengkak dan sakit tenggorokan yang penting untuk diketahui. Jika kamu mengalaminya – dan kondisi tubuh tidak kunjung membaik, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat, ya!

 

 

Featured Image – klikdokter.com


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!